Minggu, Januari 11, 2026
  • Home
  • Daerah
  • Dunia
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Politik
No Result
View All Result
Serunting.id
Advertisement
Serunting.id
  • Home
  • Daerah
  • Dunia
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Politik
No Result
View All Result
Serunting.id

Legenda Serunting Sakti dan Filosofi yang Terkandung Dalam Cerita Rakyat Sumatera Selatan

November 14, 2022
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Serunting.id, Jambi – Selain terkenal dengan makanan khasnya, ternyata cukup banyak sejarah unik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang cukup melegenda hingga ke mancanegara.

Salah satu legenda yang cukup terkenal dari Sumatera Selatan ini adalah, cerita Si Pahit Lidah.

Dimana, Si Pahit Lidah ini, memiliki kesaktian yang tidak terkalahkan. Dimana, setiap apapun yang diucapkannya, akan menjadi sebuah kenyataan.

Siapakah Si Pahit Lidah ini? Dimana banyak versi yang menceritakan legenda yang tidak hanya diakui berasal dari Sumatera Selatan saja.

Dari cerita yang berkembang di masyarakat Sumatera Selatan, Si Pahit Lidah adalah julukan yang diberikan kepada Pangeran Serunting Sakti yang memiliki kesaktian tidak terkalahkan.

Dimana, Si Pahit Lidah memiliki kemampuan Serunting Sakti yang dapat memberi kutukan dengan lidahnya yang pahit. Setiap ucapan yang disampaikan, akan menjadi kenyataan.

Budayawan asal Palembang, Vebri Al Lintani menyampaikan, petilasan Si Pahit Lidah tidak hanya diakui di Sumatera Selatan, tapi juga diakui Bengkulu, Jambi bahkan katanya ada petilasannya di Provinsi Lampung.

Legenda Serunting Sakti dan Filosofi yang Terkandung Dalam Cerita Rakyat Sumatera Selatan. Foto: Ist/net

“Tokoh pemersatu Sumatera Bagian Selatan ini adalah, Serunting Si Pahit Lidah,” ungkapnya dilansir infosumsel.id dari channel Youtube Mang Dayat.

Terdapat banyak versi cerita, mengenai Si Pahit Lidah ini. Namun, banyaknya versi cerita Si Pahit Lidah ini dinilai wajar. Karena tutur cerita Si Pahit Lidah ini berkembang di Sumatera Bagian Selatan, tidak hanya di satu daerah saja.

Walaupun banyak versi yang beredar, secara garis besarnya cerita ini tidak akan jauh berbeda, dengan kesaktian Serunting Sakti ialah lidah.

Sehingga hal ini dapat dijadikan pelajaran bahwa pesan moral, ataupun filosofi yang terkandung di cerita Si Pahit Lidah ini, ilmu tertinggi ada di lidah.

“Ada versi-versi, mulai dari versi Ogan, versi Besemah, Kerinci lain lagi versi, Jambi lain lagi versi, tetapi intinya sama bahwa puyang Serunting (Pangeran Serunting) awalnya pendekar, masa-masa terakhir kesaktiannya ada di mulut atau lidah,” ungkap Vebri.

Secara filosofi cerita Si Pahit Lidah ini menunjukkan, bahwa ilmu yang paling tinggi itu ada di Lidah.

“Melalui legenda Si Pahit Lidah, Sumatera Selatan ini telah menunjukkan filosofi yang begitu luar biasa hebat,” ujarnya.

Tidak hanya jadi sebuah legenda, filosofi yang diambil dari cerita Si Pahit Lidah adalah, bahwa ilmu tertinggi atau kesaktian dari manusia adalah lidah.

Artinya, kata-kata atau omongan dapat menjadi kesaktian yang tidak tertandingi. Bahkan hal tersebut dapat dirasakan sendiri dalam kehidupan sehari-hari, sebarapa bergunanya dan bahayanya dari sebuah ucapan.

Berikut sedikit rangkuman cerita Si Pahit Lidah yang berkembang di Sumatera Selatan yang berhasil dihimpun Serunting.id dari berbagai sumber:

Si Pahit Lidah merupakan salah satu pangeran di Sumatera Selatan bernama Serunting. Dimana, Pengeran Serunting adalah anak keturunan raksasa yang bernama Putri Tenggang

Dimana, Pangeran Serunting memiliki sifat buruk yaitu iri hati terhadap apa yang dimiliki orang lain

Dalam kisahnya, Pangeran Serunting mempersunting seorang gadis desa bernama Sitti yang memiliki adik bernama Aria Tebing.

Setelah menikah, ia mengajak istrinya untuk tinggal di istana, namun Sitti bingung karena disatu sisi harus patuh kepada suami, di sisi lain dirinya tidak ingin berpisah dengan Aria Tebing.

Atas saran Pengeran Serunting, Aria Tebing ikut diajak tinggal di Istana bersama sang Kakak Sitti. Namun, ajakan itu ditolak karena Aria Tebing lebih senang hidup bebas di desa daripada tinggal di istana yang penuh dengan aturan.

Namun ada juga versi cerita lain yang menceritakan Si Pahit Lidah dan Su Mata Empat. Keduanya pendekar ini diceritakan sebagai jawara yang sombong.

Keduanya pun beradu kesaktian untuk membuktikan siapa jawara yang terhebat. Dimana, keduanya beradu kesaktian di tepi Danau Ranau yang saat ini terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Provinsi Sumatera Selatan.

Si Pahit Lidah dengan kekuatan Serunting Sakti sangat mudah mengalahkan lawannya dengan mengutuknya menjadi batu.

Sedangkan Si Mata Empat mempunyai kesaktian yang tidak diketahui lawannya, yakni dua mata di belakang kepalanya.

Meski sama-sama memiliki kesaktian, keduanya mati saat pertandingan untuk membuktikan siapa yang paling kuat.

Dimana, dari informasi yang berhasil dihimpun, kedua makam jawara tersebut berada di tepi Danau Ranau yang menjadi tempat pertarungan tang menewaskan keduanya. ****



Sumber Artikel: infosumsel.id

Tags: Adat dan BudayaBerita JambiBerita SumselCerita Serunting SaktiCerita Si Pahit LidahSejarahSerunting.id
Previous Post

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

Next Post

Teater Tonggak Menyuguhkan ‘Lesung Luci’ Sebagai Penutup Temu Teater Jambi 2022

Berita Serupa

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara
Daerah

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Januari 7, 2026
Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera
Daerah

Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Desember 18, 2025
Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun
Daerah

Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Desember 17, 2025
PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional
Daerah

PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional

November 11, 2025
Load More
Next Post
Teater Tonggak Menyuguhkan ‘Lesung Luci’ Sebagai Penutup Temu Teater Jambi 2022

Teater Tonggak Menyuguhkan 'Lesung Luci' Sebagai Penutup Temu Teater Jambi 2022

Dies Natalis ke-67 dan Reuni Akbar ke-6 SMK-PPN Sembawa, Sebagai Alumni Berprestasi, Budi Setiawan Menjadi Narsum

Dies Natalis ke-67 dan Reuni Akbar ke-6 SMK-PPN Sembawa, Sebagai Alumni Berprestasi, Budi Setiawan Menjadi Narsum

Ruang Baintelkam Mabes Polri Terbakar, Petugas Berjibaku, Dalam 3 Menit Api Padam

Ruang Baintelkam Mabes Polri Terbakar, Petugas Berjibaku, Dalam 3 Menit Api Padam

Workshop Dinkes Provinsi Jambi; Peningkatan Kompetensi Dokter Dalam Tata Laksana Kasus Rujukan Non Spesialistik di FKTP

Workshop Dinkes Provinsi Jambi; Peningkatan Kompetensi Dokter Dalam Tata Laksana Kasus Rujukan Non Spesialistik di FKTP

Budi Setiawan di Mata Pengamat Jambi, Noviardi: Sosoknya Humble, Punya Daya Juang Tinggi

Budi Setiawan di Mata Pengamat Jambi, Noviardi: Sosoknya Humble, Punya Daya Juang Tinggi

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasca El Halcon Ditetapkan Tersangka, Ketua KAD Provinsi Minta Pihak Kejati Periksa Komisaris dan Gubernur Jambi. Foto: Serunting.id

Pasca El Halcon Ditetapkan Tersangka, Ketua KAD Provinsi Minta Pihak Kejati Periksa Komisaris dan Gubernur Jambi

Mei 9, 2023
Sekda Sudirman Memeriksa Peta Area Stockpile Batubara di Aur Duri Kota Jambi

Sekda Sudirman Memeriksa Peta Area Stockpile Batubara di Aur Duri Kota Jambi

Januari 6, 2024
Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Rusdi Hartono MSi, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. Foto: Istimewa

Operasional Batubara di Jambi Ditutup, Ini Kata Polda Jambi

Maret 30, 2023
Ini Baru Mantap, Gubernur Al Haris Nyatakan Aktivitas Angkutan Batubara di Stop Hingga Waktu Tidak Ditentukan

Ini Baru Mantap, Gubernur Al Haris Nyatakan Aktivitas Angkutan Batubara di Stop Hingga Waktu Tidak Ditentukan

Maret 1, 2023

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

0

Arsenal and Sutton communities teams deepen bonds

0

Lance Armstrong Is Facing a $100 Million Lawsuit From the U.S. Government

0

McLaren’s F1 reboot needs to be successful for the sake of the sport

0
Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Januari 7, 2026
Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Desember 18, 2025
Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Desember 17, 2025
PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional

PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional

November 11, 2025

Recommended

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Dukungan dari Senayan, Edi Purwanto Apresiasi Pihak Swasta Bangun Jalan Khusus Batubara

Januari 7, 2026
Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Hutama Karya Menerapkan Sejumlah strategi Layanan Tol Trans Sumatera

Desember 18, 2025
Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Tak Lagi Gelap Gulita, Group PT SAS Pasang 40 Titik Lampu Jalan di Kabupaten Sarolangun

Desember 17, 2025
PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional

PT SAS dan Group Rehabilitasi Hutan Gambut Jambi Seluas 2 Ribu Hektar, Direktur Kemenhut: Ini Jadi Percontohan Nasional

November 11, 2025
Serunting.id

  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Peraturan Perusahaan
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Dunia
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Politik
Download

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In